Story Of Vallentine

Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia.

Bercinta Bikin Kulit...


Cinta, cinta, cinta.... Sekali waktu bisa membuat Anda mabuk kepayang, di lain waktu membuat Anda menangis meraung-raung. Meski kadang menyakitkan, tetapi cinta justru yang membuat dunia ini berjalan.....

4 Lilin

Ada 4 lilin yang menyala,Sedikit demi sedikit habis meleleh.Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlahpercakapan mereka Yang pertama berkata: “Aku adalah keindahan.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”

12.07.2009

Ada Yang Indah

Diposting oleh E-Love-S di 15.00 0 komentar
TAK ADA LAGI yang beres! Pertama, Ibu sakit, dan tak ada yang tahu kapan beliau akan sembuh. Sekarang Rob harus tinggal dengan paman dan bibinya sementara ayahya membawa ibunya ke dokter spesialis di sebuah kota yang letaknya jauh. Pikiranya suram ketika ia melewati gereja dalam perjalanan ke sekolah.

“Pagi anak muda”. Pak Barry tua, petugas kebersihan gereja, sedang memandang ke kaca jendela bergravir yang menghadap ke jalanan di depan gereja itu. “Bapak tidak pernah habis berpikir alangkah hebatnya keterampilan orang yang menciptakan kaca bergravir ini”.

Rob memandang ke atas. Ia tidak pernah memperhatikan jendela itu sebelumnya, dan ia juga tidak terkesan sekarang. Kaca jendela tersebut terbuat dari sekumpulan potongan kaca yang gelap warnanya, dan tidak indah sama sekali. Melihatnya mengernyitkan dahi, Pak Barry berbicara lagi. “Pasti kamu belum pernah melihat kaca jendela ini tertimpa sinar matahari.

Begini saja… mampir lagi sepulang dari sekolah, maka Bapak akan memperlihatkan sesuatu yang indah kepadamu. OK?”

Ketika ia mendekati gereja tersebut dalam perjalanan pulangnya sore itu, ia melihat Pak Barry sedang sibuk membersihkan daun-daun yang berjatuhan di halaman gereja itu. Dengan tersenyum, sang petugas kebersihan menyalami Rob, dan beberapa menit kemudian membawanya ke pelataran gereja.

“Lihatlah!” Ia membalikkan tubuh Rob hingga menghadap ke kaca jendela bergravir itu. Sungguh indah tampaknya ketika tertimpa sinar matahari. “Lumayan berbeda bila kamu melihatnya dari sisi ini, kan ?” lanjut Pak Barry.

“Tahukah kamu, terkadang Bapak pikir bahwa hidup adalah seperti itu. Dari sudut pandang kita tampaknya mungkin gelap dan membosankan, terutama ketika kita mengalami masa sulit. Tapi dari sudut pandang Allah setiap potongan kecilnya klop secara pas”.

Rob memandang ke jendela tersebut. Ia melihat bahwa bahkan potongan – potongan kaca berwarna gelapnya pun, yang digunakan sebagai mata Yesus dan rambut ikal seorang anak kecil, kelihatan indah bercahaya. Sang artis sungguh mengetahui apa yang dikerjakanya ketika menggunakan setiap potongan kaca itu. Suatu haru Rob akan dapat melihat bahwa Allah juga mengetahui apa yang dikerjakan-Nya.




Bagaimana Lelaki Mengatur Uang?

Diposting oleh E-Love-S di 14.00 0 komentar
Siapa bilang kebutuhan lelaki berbeda dengan kebutuhan perempuan? Sama kok. Kita suka belanja, mereka pun demikian. Ketika kita makin dewasa dan mulai berpikir untuk mengatur keuangan dengan baik, mereka juga berpikir sama, bahkan sudah lebih maju selangkah dari kita.
Nah yang menjadi pertanyaan, lelaki usia berapa sih yang dominan berbelanja dan siapa yang lebih membutuhkan investasi ini? Periode usia inilah yang menentukan kecenderungan mereka.

CASH FLOW SI 20-AN

1. 70% Gaya Hidup

Di usia ini, lelaki umumnya baru menapaki dunia kerja. Jadi, gaji di tahun-tahun pertama mereka bekerja sering ludes untuk memuaskan kesenangan. Maklum, inilah kali pertama mereka berpenghasilan sendiri yang bisa mereka gunakan sebebasnya.

Memang, frekuensi lelaki berbelanja terbilang jarang. Namun, kalau melihat belanjaan mereka, tak heran jika gaji mereka cepat menguap. Tiga hal utama yang biasanya mengisi kantong belanja kaum lelaki adalah rokok, penampilan termasuk kebutuhan akan olahraga (yang umumnya butuh peralatan mahal seperti sepeda gunung dan menyelam) dan “mainan” (barang elektronik dan otomotif ).

Cara berbelanja lelaki pun tidak serumit wanita. Tak perlu pikir panjang dan tak perlu sayang uang. Akibatnya, ‘kebobolan’ pun bisa terjadi. Selain itu, si usia 20-an ini sedang berusaha keras membangun karier, sehingga mereka pun cenderung melakukan sosialisasi dan membangun networking dengan banyak hang out di kafe. Nah, gaya hidup yang tak murah ini juga mempercepat cash flow mereka.

2. 20% Cicilan Utang

Untuk menunjang gaya hidup ini, tentu mereka butuh sarana. Misalnya butuh aksesori seperti jam tangan, kacamata atau gadget terbaru. Jika penghasilan tak cukup untuk mendapatkannya secara tunai, mereka akan membelinya dengan kartu kredit. Umumnya barang yang mereka cicil termasuk kategori kelas berat, seperti barang elektronik yang harganya jutaan dan kendaraan (motor atau mobil).

3. 10% Tabungan

Meski punya kesadaran untuk menabung, besarnya biaya untuk menunjang gaya hidup membuat si 20-an sulit menyisihkan uang. Itu sebabnya, banyak di antara mereka yang tak punya tabungan. Kalaupun menabung, besarnya hanya batas minimal yaitu 10% dari penghasilan. Bagi sebagian lelaki 20-an, menabung memang bukan kebutuhan utama. Soal investasi, sebagian besar lelaki 20-an yang keuangannya mapan mulai meliriknya, meski besarnya tetap tak bisa mengalahkan biaya gaya hidup.

CASH FLOW SI 30-AN

1. 40% Gaya Hidup

Di usia ini, pria makin mahir mengendalikan keuangan. Ini karena mereka lebih bisa mengendalikan keinginan, dan sudah punya prioritas keuangan. Tak heran jika hasrat untuk mengikuti gaya hidup mulai menurun di usia ini. Untuk menghilangkan stres karena kerja, si 30-an lebih memilih pulang ke rumah, terutama bagi yang sudah berkeluarga. Pertimbangannya, rumah (dan keluarga) merupakan salah satu medium untuk relaksasi dan penghilang stres. Meski prioritasnya memenuhi kebutuhan hidup, jika punya uang lebih, mereka akan menyalurkannya ke hobi yang mungkin tertunda karena adanya prioritas tadi.

2. 30% Cicilan Utang

Mengapa cicilan utang lelaki saat memasuki usia 30-an makin bertambah? Karena keinginan untuk hidup mapan mulai muncul. Itu sebabnya, mereka mulai berpikir untuk memiliki rumah atau apartemen. Untuk membeli secara tunai tentunya agak sulit, mengingat harga rumah dan apartemen sangat mahal. Otomatis jumlah cicilan utang pun bertambah, tak hanya mencicil barang elektronik dan kendaraan.

3. 30% Investasi dan Tabungan

Hura-hura bukan lagi prioritas. Kecenderungan untuk menjalani hidup yang lebih tenang membuat mereka memikirkan masa depan. Pikiran untuk menikah, memiliki anak dan menghidupi keluarga serta mewujudkan impian lain yang butuh biaya tak sedikit membuat mereka mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung.

Kesadaran berinvestasi pun sudah muncul. Bagi lelaki konservatif, umumnya mereka masih memilih investasi pada tanah, rumah atau deposito. Sementara bagi lelaki modern, mereka memilih berinvestasi di produk asuransi dan perbankan seperti unit link, reksadana dan saham. Besarnya tabungan dan investasi pun bisa mencapai 30% penghasilan.

Door of Happines

Diposting oleh E-Love-S di 13.00 0 komentar
Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia

Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup
cubaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi
manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.

Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya.

Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Jangan tertarik kepada seseorang kerna parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya kerna kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.

Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya,
tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

Friend is Good Present

Diposting oleh E-Love-S di 12.32 0 komentar
Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa “lutut” mereka luka atau mereka “takut air”, mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka akan bilang:
“Menari itu tidak menarik” “Tidak ada yang cocok denganku” “Teman-temanku sudah lulus semua” “Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku” “Kisah hidupku membosankan” Mereka tidak akan bilang: “Aku tidak bisa menari” “Aku membutuhkan kamu denganku” “Aku kesepian” “Aku butuh diterima” “Aku ingin didengarkan”

Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.

Story Of Vallentine

Diposting oleh E-Love-S di 10.30 0 komentar
Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia.’

Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.
 

understanding who you love Copyright 2009 Reflection Designed by Blogger Image by EjustloveS